Rabu, 15 Februari 2012

Stress Emosi memicu sakit fisik

Gangguan Psikomatis
Gangguan psikosomatik dapat diartikan sebagai reaksi jiwa pada fisik (soma). Menurut American Psychosomatic Society (2005), gangguan psikosomatik berasal dari bahasa Yunani (Psyche= jiwa dan Soma= fisik), sehingga psikosomatik dapat diartikan sebagai hubungan fisik dan jiwa. Ada hubungan yang sangat erat antara faktor fisik, faktos psikologis, dan sosial terhadap perjalanan suatu penyakit.

Gangguan psikomatik ini mungkin bisa menjawab, "Mengapa seseorang bisa terkena serangan jantung setelah bertengkar dengan bosnya?, Mengapa penyakit rematik jadi jauh lebih sakit ketika penyandangnya stress?, Mengapa kematian penyakit jantung dipengaruhi oleh ada tidaknya depresi?"
Sebuah penyakit dapat muncul akibat banyak faktor.

Penyakit dapat muncul sebagai akibat faktor lingkungan atau sosial. Penyakit dapat muncul juga akibat faktor genetik dan keturunan. Berbagai faktor tersebut akan berinteraksi dengan kompleks.
Faktor psikologis dapat sebagai pencetus munculnya gangguan fisik, misalnya gangguan tidur akibat kecemasan, nyeri otot tengkuk akibat stress atau diare dan nyeri ulu hati akibat ketakutan.

Faktor psikologis dapat pula mempengaruhi perjalanan klinis suatu penyakit, misalnya pasien stroke dengan depresi akan memiliki status fungsional yang relatif lebih buruk dibanding tanpa stress, angka kematian penyakit jantung koroner dipengaruhi oleh ada tidaknya depresi.

Faktor psikologis mempengaruhi berbagai organ tubuh melalui mekanisme yang kompleks antara faktor saraf, hormonal, dan imunologis. Stress kronik dapat mempengaruhi sistem saraf simpatis dan aktivasi sistem hormonal (aksis hypothalamus- hipofisis- adrenal).

Pacuan sistem hormon adrenal yang berlangsung lama dihubungkan dengan penekanan sistem imun (sistem kekebalan tubuh) karena hormon steroid. Hal ini menerangkan mengapa seseorang dengan stress kronik lebih mudah sakit. Pacuan sistem saraf simpatis menerangkan munculnya hipertensi, stroke, dan penyakit jantung koroner akibat stress emosional.



OBAT STRESS
 Formula Bunga merupakan hasil penelitian Prof.Dr.Dame Diana Mossop dari Inggris selama lebih dari 25 tahun dibawah pengawasan GMP Inggris . Formula Bunga Nomor 8 dan Nomor 13 merupakan Obat Stress dan Anti Marah/Anti Temperamental. Formula Bunga No.8 bekerja pada Medulla Oblongata pada Batang Otak dan Formula Bunga No.13 bekerja pada kelenjar Adrenal (Anak Ginjal) untuk menetralisir Hormon Adrenalin. Kombinasi Formula Bunga No.8 dan 13 bereaksi cepat untuk pengobatan stress,emosi tak terkendali (temperamental)/mudah marah untuk anak-anak, remaja maupun dewasa serta orang tua. Efeknya langsung terasa setelah satu minggu pemakaian. Bukankah Anda akan hidup bahagia jika stress,emosi,kemarahan Anda dapat dinetralisir dengan Obat Stress ini ? Bukankah jiwa,raga dan mental Anda akan sehat jika Stress/Emosi/Kemarahan Anda dapat dinetralisir dengan Obat Stress ini? Segera Dapatkan Manfaat Obat Stress ini. Semoga Anda Bahagia Lahir dan Batin. Dengan mengkonsumsi Obat stress ini, pikiran,jiwa, mental dan tubuh Anda akan merasa relax/santai dan tenang serta tidak akan lepas kendali atas apapun yang sedang terjadi atau beban apapun yang sedang Anda hadapi. Anda akan berfikir secara positif dan tidak akan memperturutkan hawa nafsu serta amarah

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar